Beritanya nih Gaezzz…. Sungguh bikin sedih, hingga hari ini sudah ada tiga orang calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang meninggal. Ketiga almarhum itu meninggal saat tengah mengikuti proses pendidikan dasar militer (diksarmil).
Kementerian Pertahanan melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo, membenarkan adanya kabar duka yang menimpa tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sekaligus calon manajer KDKMP itu.
Tiga orang korban meninggal adalah Anisa Muyassaroh yang mengikuti diksarmil di Satdik Rindam VI/Mulawarman. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir akibat heat stroke. Korban kedua bernama Yonanda Muhammad Taufiq peserta diksarmil di Satdik Puslatpur Kodiklatad, Sumatera Selatan. Almarhum meninggal tak lama setelah mengalami cardiac arrest atau henti jantung.
Sedangkan korban ketiga, adalah Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti diksarmil di Satdik Pusbahasa Kodiklatau. Almarhumah meninggal karena menderita penyakit Tuberkulosis.
Menurut Rico, almarhumah Novi telah meninggal pada 23 Juni 2026 lalu. “Almarhumah meninggal setelah menjalani perawatan intensif. Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatannya menurun karena menderita sakit Tuberkolosis,” terang Rico.
Atas kejadian itu, Kemenhan, menurut Rico, telah melakukan berbagai evaluasi menyeluruh terhadap pelaksaan diksarmil bagi para peserta Program SPPI. Terutama aspek-aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan pelatihan dasar militer.
Pasca evaluasi, apakah nanti tidak ada korban jiwa lagi? (***)
Duh… 3 Calon Manajer KDKMP Meninggal Saat Ikut Pendidikan Militer

Leave a Reply